BORNEOBERDIKARI.COM | PALANGKA RAYA

‎Sebanyak 34 peserta terbaik Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi diberangkatkan untuk membawa nama Bumi Tambun Bungai ke panggung nasional. Mereka akan berlaga dalam MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 yang digelar di Sulawesi Selatan.

‎Pelepasan kafilah dilakukan Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo di Aula Jayang Tingang, Kompleks Kantor Gubernur Kalteng, Jumat malam (21/8/2026). Prosesi berlangsung khidmat dan ditandai dengan penyerahan Pataka Kafilah Kalteng kepada Kepala Biro Kesra Rus’ansyah selaku Wakil Ketua Kafilah.

‎MTQ KORPRI Nasional 2026 akan berlangsung pada 23–30 Agustus 2026 di Kota Makassar serta Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Ajang tersebut mengusung tema “ASN Berakhlak Mulia, Indonesia Tangguh.”

‎Dalam sambutannya, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran yang disampaikan Wagub Edy Pratowo menitipkan doa dan harapan agar seluruh kafilah diberikan keselamatan serta mampu meraih prestasi terbaik.

‎Edy juga mengingatkan para peserta agar tidak hanya fokus mengejar kemenangan. Menurutnya, kesehatan, kekompakan, kebersamaan, serta semangat membawa nama daerah harus menjadi bagian penting selama mengikuti ajang nasional tersebut.

‎“MTQ KORPRI bukan sekadar perlombaan, tetapi juga ajang mempromosikan daerah dan mempererat silaturahmi antaranggota KORPRI se-Indonesia,” ujar Edy.

‎‎Ia berharap para peserta dapat kembali ke Kalteng bukan hanya membawa prestasi, tetapi juga pengalaman dan semangat baru untuk terus mengembangkan kemampuan.

‎“Saya berharap Kafilah Kalimantan Tengah tidak hanya pulang membawa prestasi, tetapi juga membawa pengalaman, silaturahmi, dan semangat baru untuk terus meningkatkan kemampuan,” pungkasnya.

‎‎Sementara itu, Sekretaris Daerah Kalteng sekaligus Ketua DPP KORPRI Kalteng, Linae Victoria Aden, melaporkan bahwa 34 peserta yang diberangkatkan merupakan para juara pertama MTQ VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalteng yang digelar di Puruk Cahu pada Juni 2026.

‎Mereka akan bertanding dalam berbagai cabang, mulai dari tilawah, tartil, hafalan, dakwah, kaligrafi, azan, khutbah Jumat, doa, makalah ilmiah, hafalan hadits, hingga cipta dan baca puisi Islam.

‎‎Dengan persiapan dan semangat yang dibawa, Kafilah Kalteng kini siap menguji kemampuan di level nasional. Bukan sekadar mengejar medali, mereka membawa satu misi: mengharumkan nama Kalimantan Tengah sekaligus menunjukkan kualitas ASN yang berakhlak, berprestasi, dan berdaya saing.

‎‎Pelepasan tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Sunarti, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Lisda Arriyana, sejumlah kepala perangkat daerah, para pendamping, serta seluruh peserta Kafilah MTQ Kalteng.

‎

‎Alif